IDENTIFIKASI KAWASAN RAWAN KONVERSI PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN 2 X 11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN BERBASIS GIS (GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM)

Authors

  • Feri Arlius Universitas Andalas
  • Eri Gas Ekaputra Universitas Andalas
  • Ghani Tasrif Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/jtpa.21.2.93-102.2017

Keywords:

lahan rawan konversi, lahan sawah, kriteria kualitas lahan, tipe konversi lahan

Abstract

Lahan sawah Kecamatan 2x11 Enam Lingkung merupakan kawasan rawan konversi, hal ini dikarenakan wilayah Kecamatan 2x11 Enam Lingkung dilewati oleh jalan utama Padang– Bukittinggi dengan potensi terjadinya tingkat konversi lahan tinggi. Laju pertumbuhan penduduk setiap tahunnya meningkat dan letak daerah Kecamatan 2x11 Enam Lingkung berdekatan dengan pusat Kabupaten Padang Pariaman juga faktor yang mengakibatkan lahan sawah yang ada menjadi rawan konversi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kawasan rawan konversi pada lahan sawah di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Hasil pengolahan data spasial dan citra Kecamatan 2x11 Enam Lingkung diperoleh luas areal sawah untuk Kecamatan 2x1 Enam Lingkung tahun 2016 sebesar  886,66 Ha. Lahan sawah di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung dibagi menjadi 4 kelas berdasarkan kriteria kualitas lahan sawah. Lahan sawah rawan konversi dibagi mejadi 4 tipe konversi lahan. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan lahan rawan konversi pada lahan sawah di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung seluas 185,83 Ha. Luas lahan sawah tipe konversi sistematik berpola enclave (K2) sebesar 55,81 Ha, tipe konversi lahan sebagai respon atas pertumbuhan penduduk (K3) sebesar 55,65 Ha, tipe konversi multi bentuk atau tanpa bentuk (K7) sebesar 2,22, dan tipe konversi kawasan jalan (K8) sebesar 72,15 Ha. Prediksi kehilangan produksi padi jika semua lahan sawah rawan konversi mengalami konversi lahan sebesar ± 1405,99 Ton/Tahun.

References

Abdurachman, A., Wahyunto, dan R. Shofiyati. 2004. Gagasan Pengendalian Konversi Lahan Sawah Dalam Rangka Peninkatan Ketahanan Pangan Nasional. Prosiding Seminar Multifungsi Pertanian dan Konservasi Sumberdaya Lahan. Bogor, 13 Desember 2003.

BPS Kabupaten Padang Pariaman. 2015. Padang Pariaman dalam angka2015.

Fendri, J. 2012. Evaluasi Spasial Lahan Pangan Berkelanjutan di Kota Padang [Skripsi]. Padang (ID). Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas.

PP Nomor 1 Tahun 2011 tentang Penetapan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Sihaloho, Martua.2004.Konversi Lahan Pertanian dan Perubahan Struktur Agraria.[Tesis] Fakultas Pascasarjana.Bogor(ID).Institut Pertanian Bogor

UU RI Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Lahan Petanian Berkelanjutan

Downloads

Published

2017-09-04

Issue

Section

Articles