PENGARUH PERBEDAAN KECEPATAN PUTARAN MESIN (RPM) TERHADAP KINERJA MESIN PENCACAH LIMBAH JAGUNG UNTUK PAKAN TERNAK SAPI DI NUSA TENGGARA TIMUR

Authors

  • Umbu A Hamakonda Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa
  • Edelnia Bere Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa
  • Muhamad Muhdin Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa
  • Fatu L Lalus Unkris Kupang

DOI:

https://doi.org/10.25077/jtpa.25.1.1-5.2021

Keywords:

limbah jagung, mesin pencacah, kapasitas kerja alat, keseragaman cacahan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan putaran mesin pencacah terhadap kualitas hasil cacahan dan menentukan kecepatan putaran mesin dengan hasil cacahan yang berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimental untuk menganalisis ragam pengaruh perlakuan  terhadap pengaruh perbedaan kecepatan  putaran mesin. Dengan  metode ini  dapat menganalisis dan diketahui perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kerja tertinggi terdapat pada RPM 3400 sebesar 13,11 gr/menit yang berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Kapasitas kerja alat terbaik terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata rata sebesar 5,43 gram/menit. Hasil uji jarak berganda duncan terhadap keseragaman hasil cacahan menunjukkan bahwa pada pada kecepatan putaran 3400 rpm menghasilkan ukuran cacahan terbaik dengan ukuran 2 cm paling besar yaitu sebanyak 5,43 gram, yang berbeda nyata dengan kecepatan putaran mesin lainnya.

References

Al Barkah, FN.,S.M.A. Radwan and R.A.A. Aziz. 2013. Using Biotechnology in recycling agricultural waste for sustanaible agriculture and environment protection. Int J. of Current Microbial and Appl. Sci. 2(12): 446-459.

Anyanwu, C.F., S.L. Ngohayon, R.L. Ildefonso, J.L. Algohayon. 2013. Application of Indegeneus Microorganism (IMO) for bio conservation of Agricultural waste. International Journal of Science and Research (IJSR) 4(5):778‒784.

Azis, A.R.A., 2014. Composting technology and impact of compost on arid soil biochemical properties. Int. J. Plant and Soil Science 3(6): 538‒553.

Herdiyantoro, 2010. Pengomposan: Mikrobiologi dan Teknik Pengomposan. Laboratorium Biologi dan Bioteknologi Tanah. Jurusan Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran.

Ogbonna, D.N., N.O. Isirimah, and E. Princewill, 2012. Effect of organic waste kompost and microbial activity on the growth of maize in the ultisol in Port Harcourt. Nigeria. African Journal of Biotechnology 11(62): 12546‒12554.

Sofian. 2010. Sukses Membuat Kompos dari Sampah. Agromedia Pustaka,Jakarta.

SNI 19:7030,2004 tentang standar ukuran hasil cacahan limbah jagung untuk bahan pembuatan kompos adalah 2 – 5 cm.

Downloads

Published

2021-03-19

Issue

Section

Articles