PENGARUH LAMA PENYINARAN UV-C TERHADAP MUTU DAN UMUR SIMPAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.)
Abstract
Cabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibutuhkan masyarakat dan memiliki nilai ekonomi tinggi, akan tetapi komoditas ini memiliki umur simpan yang relatif pendek karena mudah mengalami kerusakan setelah panen. Salah satu alternatif penanganan pascapanen untuk mempertahankan mutu cabai merah adalah penyinaran ultraviolet-C (UV-C). Akan tetapi, pemaparan UV-C yang tidak tepat akan mempercepat kerusakan cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh lama penyinaran UV-C terhadap mutu cabai merah. Cabai merah dipapar sinar UV-C selama 0 menit (kontrol), 10 menit, 20 menit, dan 30 menit, kemudian disimpan pada suhu ruang untuk diamati mutuhnya. Laju respirasi, susut bobot, kekerasan, dan vitamin C dievaluasi setiap dua hari selama proses penyimpanan. Hasil penelitian menunjukan bahwa lama penyinaran UV-C tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap mutu cabai merah, msekipun demikian, perlakuan UV-C selama 20 menit menunjukkan kecenderungan lebih baik dalam mempertahankan mutu berdasarkan laju respirasi, susut bobot, kekerasan, dan vitamin C. Mutu cabai merah mengalami perubahan secara signifikan seiring dengan bertambahnya waktu penyimpanan cabai merah. Dengan demikian, penyinaran UV-C selama 20 menit merupakan perlakuan yang paling potensial untuk mempertahankan mutu cabai merah selama penyimpanan pada suhu ruang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khandra Fahmy, Mislaini Rahman, Wahyu Kamilatul Fauziah, Melidawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas tidak bertanggung jawab jika dikemudian hari ada pihak-pihak tertentu yang mempermasalahkan setiap isi jurnal yang diterbitkan baik dalam versi cetak maupun online, karena setiap artikel yang dipublikasikan menjadi tanggung jawab masing-masing penulis
