RANCANG BANGUN SISTEM RANTAI PASOK INDUSTRI KULIT KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) BERBASIS TEKNOLOGI BLOCKCHAIN
Abstract
Rantai pasok kulit kayu manis melibatkan petani, pengumpul, industri pengolahan, retailer, dan konsumen dengan tantangan utama berupa pencatatan manual, keterbatasan transparansi asal-usul, kesulitan menjaga konsistensi pasokan, dan lemahnya integrasi informasi antar pelaku. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasi prototipe sistem e-commerce rantai pasok kulit kayu manis berbasis teknologi blockchain yang mampu meningkatkan transparansi, ketertelusuran, dan konsistensi pencatatan. Ruang lingkup penelitian berfokus pada ekosistem domestik di sekitar PT XYZ, sedangkan alur ekspor diperlakukan sebagai konteks di luar cakupan sistem digital yang dikembangkan. Metodologi mencakup analisis proses bisnis eksisting, identifikasi kebutuhan fungsional dan nonfungsional, perancangan arsitektur digital tiga lapisan, implementasi prototipe yang mengelola produk, transaksi, pergerakan stok, dan pencatatan asal usul produk secara bertingkat. Teknologi blockchain dimanfaatkan untuk menyimpan rekaman transaksi dalam bentuk nilai hash dan identitas pihak yang terlibat sebagai bukti transaksi yang sulit dimanipulasi. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama berjalan sesuai kebutuhan, termasuk manajemen akun, transaksi jual beli, transformasi dan agregasi produk, serta ketertelusuran produk dari berbagai sumber. Pencatatan transaksi pada blockchain meningkatkan keandalan bukti transaksi dan mendukung auditabilitas rantai pasok.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fauzan Aulia, Santosa, Azrifirwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas tidak bertanggung jawab jika dikemudian hari ada pihak-pihak tertentu yang mempermasalahkan setiap isi jurnal yang diterbitkan baik dalam versi cetak maupun online, karena setiap artikel yang dipublikasikan menjadi tanggung jawab masing-masing penulis
