PENGARUH APLIKASI EDIBLE COATING PATI KULIT SINGKONG DENGAN VARIASI KONSENTRASI LILIN LEBAH DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU CABAI MERAH

Authors

  • Dena Yulistiara
  • Endo Pebri Dani Putra Teknologi Industri Pertanian, Institut Teknologi Sumatera
  • Deni Subara

Keywords:

Edible Coating

Abstract

Cabai merah besar (Capsicum annum L.) merupakan salah satu komoditas produk hortikultura yang sifatnya mudah rusak sehingga diperlukan penanganan pascapanen yang tepat untuk memperpanjang umur simpan cabai merah besar. Salah satu cara penanganan pascapanen cabai merah besar adalah dengan cara pemberian lapisan yang dapat dikonsumsi atau edible coating. Edible coating dapat dibuat dari bahan turunan karbohidrat seperti pati kulit singkong. Penambahan lilin lebah (beeswax) pada larutan edible coating digunakan untuk memperbaiki sifat pati kulit singkong yang memiliki resistensi rendah terhadap uap air. Penyimpanan pada suhu yang tepat juga harus dilakukan untuk mempertahankan fungsi edible coating  dan meningkatkan masa simpan cabai merah besar. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi lilin lebah (beeswax) pada edible coating dan suhu penyimpanan terhadap mutu cabai merah besar selama 15 hari penyimpanan. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yaitu penambahan konsentrasi lilin lebah (beeswax) dengan 4 taraf yautu 0%, 1%, 2%, dan 3%, dan suhu penyimpanan dengan 2 taraf yaitu suhu ruang (26°C ± 2°C) dan suhu refrigerator (4°C ± 2°C). Parameter yang diamati adalah susut bobot, kadar air, kadar vitamin C, total padatan terlarut, dan uji organoleptik. Perlakuan terbaik dalam mempertahankan mutu cabai merah besar adalah perlakuan dengan penambahan lilin lebah 1% dengan suhu penyimpanan pada suhu  refrigerator (4°C ± 2°C) karena memiliki nilai susut bobot paling rendah sebesar 12,46%, Total padatan terlarut sebesar 5% dan menjadi perlakuan dengan skor mutu paling tinggi berdasarkan uji skoring yaitu sebesar 4,56 untuk warna, 4,22 untuk aroma, dan 4,12 untuk tekstur

References

[AOAC] Association of official analytical chemist. (1995). Official Methods of Anaysis. Washington DC. AOAC International.

Asrafil, L. (2023). Article review : comparison of edible coating result based on chitosan, pectin, starch, and carrageenan on the quality and storage time of tomato frui (Solanum lycopersicum L.).

Ayun. (2021). Optimasi pembuatan edible coating dari whey protein dan kitosan. Jurnal Crystal : Publikasi Penelitian Kimia Dan Terapannya, 3(2), 14–17.

[BPS] Badan Pusat Statistik (2022). Konsumsi cabai merah di Indonesia 2022. Jakarta : BPS.

Dewi, A. fatimah. (2016). Pengaruh aplikasi composite edible coating pati jagung-beeswax terhadap kualitas fisik apel manalagi. Skripsi. Universitas Brawijaya. Malang.

Dewi, R., Rahmi, R., & Nasrun, N. (2021). Perbaikan sifat mekanik dan laju transmisi uap air edible film bioplastik menggunakan minyak sawit dan plasticizer gliserol berbasis pati sagu. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 8(1), 61.

Eki, Yurnalis, & Rera Aga Salihat. (2021). Aplikasi edible coating pati talas dengan gliserol sebagai plasticizer pada penyimpanan cabai merah (Capsicum annum L.). Journal of Scientech Research and Development, 3(2), 134–145.

Fauzi Akbar, Zulisma Anita, & Hamidah Harahap. (2013). Pengaruh waktu simpan film plastik biodegradasi dari pati kulit singkong terhadap sifat mekanikalnya. Jurnal Teknik Kimia USU, 2(2), 11–15.

Firdausi, N. I. (2020). Pengaruh perlakuan perendaman ozon dan pelapisan lilin lebah dengan variasi suhu ruang untuk mempertahankan mutu cabai rawit (Capsicum frutescens linn). Kaos GL Dergisi, 8(75), 147–154.

Gumaran, S., Hutabarat, F. T., Faturochman, H. Y., & Pamungkas, E. T. G. D. (2023). Perubahan mutu buah tomat (Solanum lycopersicum) dengan pelapisan berbasis kitosan-beeswax dan nanopartikel ZnO selama penyimpanan. Partner, 28(2), 246.

Inti, M., & Adinda, N. (2020). Pengaruh etilen apel dan daun mangga pada pematangan buah pisang kepok (Musa paradisiaca formatypica). Jurnal Pertanian Presisi, 23(4), 307.

Lamona, A., Purwanto, Y. A., & Sutrisno. (2015). Effect of different packaging and low temperature storage on the quality changes of fresh red curly chili. Jurnal Keteknikan Pertanian, 03(2), 1–8.

Lutfi, M., Prasetyo, J., Pujianti, I. P., & Maharani, D. M. (2019). Pengaruh aplikasi blower dan tipe pengemasan terhadap mutu cabai rawit segar (Capsicum frutescens linn) selama transportasi. Jurnal Teknotan, 13(1), 21.

Ma’rifah, U. (2022). Edible film pati beras patah (Oryza Sativa) dan ekstrak kunyit putih (Curcuma longa linn) pada cabai merah besar (Capsicum annuum L. Var. Taro). Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo. Semarang.

Megasari, R., & Mutia, A. K. (2019). Pengaruh lapisan edible coating kitosan pada cabai keriting (capsicum annum l) dengan penyimpanan suhu rendah. J. of Agritech Science, 3(2), 34–42.

Merta, I. W., Anwar, M. K., & Ilham, R. B. (2019). Pengembangan profil produk manisan cabai dan business model canvas di desa lenek duren. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 2(1).

Novita, M., Sugiyono, S., Suyatma, N. E., & Yuliani, S. (2022). Pemanfaatan pelapis edible untuk mempertahankan kualitas buah dan sayur segar/utilization of edible coatings to maintain the quality of fresh fruits and vegetables. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 41(2), 65.

Nurmala, N. A., Susatyo, E. B., & Mahatmanti, F. W. (2018). Sintesis kitosan dari cangkang rajungan terkomposit lilin lebah dan aplikasinya sebagai edible coating pada buah stroberi. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(3), 3–7.

Nurwati, & Hasdar, M. (2021). Sifat organoleptik kue brownies dengan penambahan rumput laut (Eucheuma cottonii). Journal of Food Technology and Agroindustry, 3(2), 1–7.

Pramudito, P., & Rachim, F. (2023). Pembuatan kue kering sagu keju dengan menggunakan substitusi tepung kulit singkong. Jurnal Gastronomi Indonesia, 11(1), 53–59.

Purba, Y. Z. W., Firmansyah, A., Riadi, A., & Sutami, S. (2024). Pengenalan budidaya cabai merah di desa payabakal kecamatan gelumbang kabupaten muara enim. Jurnal Pengabdian Pasca Unisti, 2(1), 47–56.

Puspitasari, D., & P, D. D. (2019). Mutu cabai merah besar segar (capsicum annum l.) pada suhu ruang dengan jenis pengemasan yang berbeda selama penyimpanan. Kesmas Uwigama: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 16–29.

Rachmawati, R., Defiani, R. M., & Suriani, N. L. (2009). Pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kandungan vitamin C pada cabai rawit putih (Capsicum frustescens) E. Jurnal Biologi, XIII(2), 36–40.

Runaweri, C., & Manikome, N. (2023). Effectiveness of mulu bebe banana peel (Musa acuminata) as an edible coating alternative to increase the shelf life of tomatoes. Jurnal Agribisnis Perikanan, 16(2), 129–135.

Saputra, E. (2021). Penggunaan kinetin pada cabai merah segar terhadap mutu organoleptik selama penyimpanan dengan kemasan berbeda. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 25(1), 65.

Saputra, E., Santosa, S., & Andasuryani, A. (2016). Aplikasi kinetin untuk memperpanjang umur simpan cabai merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 20(2), 39–49.

Septia, D., Harun, N., Efendi, R., & Dewi, Y. K. (2024). Edible coating pati jagung dengan penambahan ekstrak jahe merah untuk memperpanjang umur simpan tomat (lycopersicum esculentum). Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 16(02), 1–9.

Setiyani, E., Handriatni, A., & Jazilah, S. (2023). Pengaruh dosis pupuk kandang dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan produksi cabai merah (Capsicum annum L). Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian, 19(1), 192.

Sri, L., & Pepi, S. (2015). Uji organoleptik mie basah berbahan dasar tepung talas beneng (Xantoshoma undipes) untuk meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal Banten, 941–946.

Tamamiya, N. U. (2024). Aplikasi edible coating pati jagung dengan penambahan minyak jinten hitam (Habbatussauda) terhadap kualitas fisikokimia jeruk siam madu (citrus nobilis) pasca panen. Skripsi, 15(1), 37–48.

Ulya, M., Aronika, N. F., & Hidayat, K. (2020). Pengaruh penambahan natrium benzoat dan suhu penyimpanan terhadap mutu minuman herbal cabe jamu cair. Rekayasa, 13(1), 77–81.

Wardalia, Kanani, N., Hartono, R., & Adiwibowo, M. T. (2022). Pengaruh penambahan lilin lebah dan gliserol pada edible coating berbasis pati talas beneng terhadap kualitas buah stroberi. Jurnal Integrasi Proses, 11(2), 23–27.

Yudiyanti, I., & Matsjeh, S. (2020). Aplikasi edible coating pati kulit singkong (Manihot utilisima Pohl.) pada tomat (Solanum lycopersicum L.) serta uji kadar total fenol dan kadar vitamin C sebagai sumber belajar. Biodik, 6(2), 159–167.

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles